Sekilas perjalanan trading bulan Juni disaat market sepi & stagnan

Hampir sepanjang bulan Juni 2017 perdagangan saham sepi dan cenderung stagnan. Hal ini dikarenakan bulan Juni adalah bulan menjelang liburan panjang untuk memperingati hari Raya Idul Fitri. Ada beberapa hari kenaikan harga dan index secara signifikan namun tidak berapa lama kembali turun. Hal ini biasa umum terjadi karena banyak para Fund Manager sedang merapikan portofolionya.

Saya agak terkejut bahwa market sudah merespon sejak awal bulan dimana saya prediksi perdagangan akan mulai sepi memasuki minggu kedua. Seharusnya bulan ini adalah menjadi bulan untuk berlibur bagi para Swing Trader atau pemain mingguan karena tidak akan ada kekuatan untuk mengangkat harga saham-saham. Namun bagi day trader masih bisa memanfaatkan kesempatan ini walaupun dengan resiko yang cukup tinggi.

Bulan April adalah penggenapan teori Teknikal Analisisku yang sudah teruji. Bulan Mei adalah penerapannya pada saham gorengan, lapis 3 dan lapis 2 dengan hasil yang sangat memuaskan. Bulan Juni karena market berjalan stagnan dan cenderung melemah saya lanjutkan kembali untuk penerapan metode trading dan kebetulan bulan ini banyak sekali saham-saham IPO yang melantai dan saya jadikan bahan praket untuk ilmu teknikalku yang saya pilih adalah saham HRTA. Perlu diingat bahwa banyak para analis berkata saham gorengan terutama likuiditas kecil tidak bisa dianalisa secara teknikal dan fundamental. Terlebih lagi pada saham IPO yang belum ada sejarah pergerakan harga dan analisa kinerja dari perusahaan tersebut. Tetapi apabila disikapi dengan baik dan benar, Teknikal mampu memprediksi pergerakan saham IPO seperti pada video yang saya lampirkan pada saham HRTA yang dapat dilihat disini.

Bulan Juni ini saya masih tetap memegang saham NIKL dan RAJA yang murni dari hasil keuntungan (Modal sudah ditarik kembali) untuk melanjuti kinerja dari hasil Teknikal Analisisku. Semua masih sesuai dalam prediksi, hanya mengalami koreksi wajar. Jika dihitung saham NIKL masih dalam posisi profit 80% - 95% dan RAJA masih tetap dengan profit 30-40%. Kemungkinan akan lanjut mendaki kembali ke level harga yang lebih tinggi.

Untuk saham MEDC setelah saya sempat menjual di harga 2800-2900 dengan profit kisaran 20% sekarang saya mulai kembali koleksi pada saat harga dulu saya membelinya dengan batas aman di 2200 untuk bulan Juli nanti.

Saham GTJL ini yang menarik. Kembali saya coba bermain di area support terbawah, dengan banyak tekanan dari seller bahkan gertakan dari bandar, dengan psikologis yang baik dan tidak mudah terpancing, dan disiplin pada teknikal pada penutupan kemarin bandar DB memborong 70.000 lot hingga naik 7%. Bukan nilai kenaikannya yang saya senang tetapi pola dari chart teknikal yang jadi terbentuk bagus dan solid. Artinya kemungkinan besar penguatan masih berlanjut.

Demikian bulan Juni saya mulai koleksi saham batubara yaitu PTBA dan INDY dimana PTBA mulai menunjukan penguatan namun INDY masih berpotensi sideway. Saat ini PTBA sesuai prediksi sudah mengantungi profit 4%

Secara keseluruhan, bulan Juni ini adalah bulan yang sulit untuk mendapatkan profit bagi swing trader walaupun saya bisa bermain trading harian. Psikologis yang buruk sempat membuat saya loss karena terpancing reaksi pasar, namun dengan management yang baik saya bisa membatasi dengan total bulan ini adalah loss -2% dari modal. 

Jujur pada diri sendiri adalah hal terpenting dalam meraih sukses. Jika loss saya akan berkata loss dan memperbaikinya, jika saya untung saya anggap sebagai hadiah atas hasil kerja keras dan kejujuran.