Pasar Modal 2 - 15 Juni 2017 sangat lesu.

Mungkin ada yang berpikir saya kok tidak pernah rugi ? Nah, bulan ini karena faktor psikologis saya yang buruk saya mengalami loss namun dalam kadar yang sudah dibatasi.

Bulan Juni tahun ini adalah bulan yang diantisipasi akan sepinya transaksi karena mendekati libur panjang Hari Raya Idul Fitri pada akhir bulan. Tetapi tidak disangka antisipasi oleh pasar lebih cepat dimulai sejak awal bulan sehingga selama 2 minggu ini transaksi sangat sepi kecuali per tanggal 13 dan 14 ada kenaikan yang siginikan pada saham blue chip terutama GGRM yang mengangkat IHSG cukup tinggi.

Transaksi yang sepi hampir selama 2 minggu ini sempat membuat saya hampir ketiduran. Saham-saham ada yang sebagian naik sesuai prediksi namun tidak lama diturunkan kembali. Pergerakan harga sulit ditebak dan cenderung stagnant. Ada saatnya pasar dengan kondisi seperti ini dan sebagai trader dianjurkan untuk wait and see atau tidak melakukan transaksi. Banyak dari para manager investasi sedang beres-beres portofolio mereka sehingga lebih membuat pergerakan harga cenderung menurun. Kondisi pasar seperti ini lebih baiknya adalah tutup laptop dan berliburlah.

Faktor Psikologis memegang peranan utama yaitu sekitar 70% dari kesuksesan dalam trading, dan 20% dari Analisa yang baik dan sisanya 10% adalah money management. Disinilah faktor psikologis diuji kembali apalagi kondisi psikologis pribadi saya sedang kurang fit dan tidak fokus pada pasar saham. Ada beberapa saham yang mulai menandakan kenaikan yang menarik perhatian kita dengan teknikal yang telah terbentuk bagus, tetapi seharusnya kondisi seperti ini kita tidak boleh masuk untuk membelinya. Karena saya pikir saya hanya beli sedikit dan jika turun tidak terlalu seberapa. Tetapi kenyataannya saya tidak sadar telah membeli sangat banyak ragam hingga 12 ragam saham. Sebagian besar pergerakan harganya sesuai prediksi yaitu naik namun hanya sebentar diturunkan kembali oleh para trader yang mungkin sedang merapikan portofolio dan mengambil untung untuk memasuki liburan nanti. Jika dijumlah per hari ini kerugiannya cukup lumayan, -2,3% dari total modal.

Tapi tidak apa dibandingkan dengan hasil keuntungan bulan lalu, dan ini saya jadikan pelajaran untuk kedepannya, yaitu Faktor Psikologis memegang peranan paling penting. Ketika kita sedang tidak dalam kondisi yang segar pikiran, badan kurang sehat, dan lain-lain lebih baik kita jangan melakukan transaksi beli, dan pantau saham yang kita miliki jangan sampai menuju ke bawah signal jual. Selalu ingat dan disiplin pada metode trading yang sudah kita miliki. 

Mulai besok saya harus bisa trading tanpa loss, semangat!!